Home / Kisah Inspiratif Bidikmisi / Mahasiswa Bidikmisi STAIN Teungku Dirundeng Dibekali Publik Speaking

Mahasiswa Bidikmisi STAIN Teungku Dirundeng Dibekali Publik Speaking


MEDIAACEH.CO, Meulaboh
Sejumlah mahasiswa penerima Beasiswa Bidikmisi Sekolah Tinggi Agama
Islam Negeri (STAIN) Teungku Dirundeng Meulaboh, dibekali ilmu seni
berbicara di depan umum atau publik speaking. Hal tersebut dimaksudkan,
agar para mahasiswa memiliki kompetensi pendukung non akademis selama
perkuliahan.

Workshop yang berlangsung di Berlin Café Meulaboh, Rabu, 5 Desember
2018 tersebut diikuti 40 mahasiswa penerima Bidikmisi angkatan 2016 dan
2017.

Ketua panitia, M. Ikbal, mengatakan, kegiatan tersebut secara khusus
dirancang bagi mahasiswa penerima Bidikmis agar memiliki kemampuan yang
lain di luar akademis. Ia menyebutkan, secara keseluruhan, mahasiswa
penerima Bidikmisi angkatan 2016 dan 2017 berjumlah 60 orang.

Wakil Ketua bidang Kemahasiswaan dan Kerjasama STAIN Teungku
Dirundeng Meulaboh, Amrizal Hamsa, menyampaikan, kegiatan tersebut telah
lama direncanakan oleh pihak kampus bersama mahasiswa penerima
Bidikmisi. Namun baru terlaksana menjelang akhir tahun.

“Ini kegiatan yang diidam-idamkan oleh mahasiswa Bidikmisi untuk pengembangan skill,” ujarnya.

Amrizal mengatakan, pihak kampus selalu berusaha mengakomodir setiap
kegiatan positif dalam kelembagaan mahasiswa, terutama bagi penerima
Bidikmisi.

“Karena mahasiswa Bidikmisi ini spesial, mereka bertanggung jawab
secara langsung kepada negara terkait pengembangan diri selama
perkuliahan,” jelas Amrizal.

Kegiatan ini diisi Ketua Komisi Informasi Aceh (KIA), Dr Afrizal
Tjoetra, sebagai pemateri. Dipandu oleh Junaidi, M.Kom.I, Kepala
UPT-TIPD STAIN Teungku Dirundeng Meulaboh. Kegiatan yang berlangsung
setengah hari tersebut, berjalan aktif dan atraktif.

Selain penyampaian materi, peserta juga diajak untuk berdiskusi
dengan menceritakan pengalaman masing-masing saat pertama kali tampil di
depan umum.

Afrizal Tjoetra dalam materinya menyampaikan, seni berbicara di depan
umum merupakan skill yang harus dilatih. Untuk menjadi seorang publik
speaker, hal pertama yang harus dimiliki adalah pengetahuan dan wawasan
yang luas.

“Jadi kuncinya, bacalah sebanyak mungkin,” ungkapnya.

Kedua, kata Afrizal, memiliki semangat tinggi untuk belajar. Pantang
menyerah dan terus menyempurnakan kesalahan-kasalahan kecil. Ketiga,
niat tulus. Keempat, memiliki rasa simpati dengan keadaan sekitar, dan
kelima praktek secara terus menerus.

“Jangan lupa, tiap hal yang kita lakukan selalu disertai dengan doa,” pesannya.

Afrizal melanjutkan, ‘demam panggung’ adalah hal paling lumrah
dihadapi oleh semua orang ketika hendak berbicara di depan umum. Seperti
tangan berkeringat, gemetar, grogi dan deg degan.

“Itu tidak hanya terjadi pada pemula, tapi juga dialami oleh orang-orang hebat,” sebutnya.

Untuk mengatasi hal tersebut, menurut Afrizal, ada beberapa saran
yang harus diperhatikan. Pertama, pahami topik pembicaraan. Kedua,
kenali lawan bicara dan tempat bicara. Ketiga, memvisualisasi diri
dengan hal positif. Misal, membayangkan diri sedang memberikan pidato
yang hebat diiringi dengan tepuk tangan yang meriah dari audien.
Keempat, fokus pada pesan yang ingin disampaikan, bukan pada diri kita.

Diakhir acara, peserta diajak untuk mempraktekkan kemampuan publik
speaking. Para peserta diberi kebebasan terkait topik yang ingin
disampaikan, mulai dari pembuka, isi dan penutup.

Orisinalitas postingan ini bersumber dari Media Radar Bidikmisi. Kunjungi www.dibidikmisi.com untuk mengetahui berita terbaru seputar Bidikmisi lainya.

Link : //www.dibidikmisi.com/2018/12/mahasiswa-bidikmisi-stain-teungku.html

Humas Permadani Diksi Nasional

About admin

Permadani Diksi Nasional ( Persatuan Mahasiswa dan Alumni Bidikmisi Nasional ) Republik Indonesia adalah organisasi mahasiswa/i dan alumni penerima beasiswa Bidikmisi dari pemerintah republik Indonesia. Bidikmisi diluncurkan pada tahun 2010 dan telah memiliki penerima lebih kurang 700.000 mahasiswa/i. Permadani Diksi Nasional dibentuk di Universitas Hasanuddin Makassar pada tahun 2015.

Check Also

Tutorial Pembaharuan Akun

Link : Klik Disini

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *