Home / Kisah Inspiratif Bidikmisi / Kisah Inspiratif Sebagai Mahasiswa Bidikmisi Universitas Sriwijaya 2012

Kisah Inspiratif Sebagai Mahasiswa Bidikmisi Universitas Sriwijaya 2012

BidikMisi Adalah Takdir Hidup Titipan Tuhan yang Membawaku Melihat Langit Dunia

            Pertama-tama, melalui tulisan ini saya mengucapkan terimakasih yang sebanyak-banyaknya kepada DIKTI yang telah mengadakan program bidik misi untuk melanjutkan pendidikan pelajar Indonesia ditingkat universitas dan saya juga berharap beasiswa bidik misi ini dapat terus berjalan dan semakin memutus rantai kemiskinan diIndonesia tercinta ini. Selanjutnya biarkan saya memperkenalkan diri, Nama saya Hendra Edison Simanullang. Saya merupakan anak pertama dari 4 bersaudara. Saya lahir diperawang Provinsi Riau. Perawang merupakan tempat dibangunnya salah satu pabrik industri terbesar di Asia Tenggara yaitu PT.IKPP Pulp and Paper. Perusahaan kertas ini tentu akan memberikan beasiswa dibidang pendidikan kepada putra/I daerah perawang.

Saya merupakan tamatan dari SMAN 17 SIAK. Pada saat masih duduk dibangku SMA tepatnya saya masih kelas 3 SMA. Ada tawaran beasiswa gratis untuk melanjutkan pendidikan dibangku perkuliahan. Hal ini tentu membuat saya sangat bahagia. Saya langsung saja datang kekantor guru dan menanyakan hal tentang beasiswa apakah yang bisa membawaku menikmati bangku perkuliahan. Ternyata beasiswa ini bernama ‘BIDIK MISI’. Beasiswa ini mengutamakan siswa yang memiliki prestasi yang baik dan kurang dalam finansial. Dalam hati aku berfikir, Apakah yang dimaksud dari finansial ini? Temanku berkata itu untuk orang miskin dan kurang mampu. Sejenak aku merenung, Apakah aku cukup miskin untuk beasiswa ini?

Setelah merenung sejenak tentang perkataan orangtua beberapa tahun yang lalu, aku yakin Tuhan telah memberikan jawabannya atas semua hal didalam hidupku. Aku mengabari ibu tentang beasiswa bidikmisi dimana aku yakin dan percaya beasiswa ini adalah jembatan yang dibangun untuk menyebrangi sungai kekelaman dan akan membawaku dititik terang masa depan. Aku dan ibu berusaha mengisi semua berkas dan persyaratan yang diperlukan beasiswa ini. Akhirnya selesai juga semua berkas dan persyaratan dan aku mengumpulkan secara keseluruhan dengan keyakinan 99% dan 1% dari belas kasih tangan Tuhan. Pihak sekolah memberikan ID dan password yang nantinya bisa aku gunakan pada saat test seleksi SNMPTN 2012. Beberapa lama kemudian, akhirnya aku lulus dari bangku SMA dan lulus dengan nilai yang sangat memuaskan. Akupun telah siap untuk ujian SNMPTN 2012 dengan berbekalkan restu dari kedua orang tua. Bapak telah menyetujui aku untuk ikut tahap seleksi SNMPTN 2012.

Sembari menunggu pengumuman kelulusan SNMPTN 2012, saya mendapatkan informasi mengenai beasiswa daerah yang diberikan PT.IKPP kepada seluruh tamatan SMA diwilayah kecamatan Tualang. Perusahaan ini memberikan beasiswa tingkat universitas untuk D3 dan D4. Ibu yang menyuruhku untuk mencoba beasiswa ini menambah motifasiku untuk berkuliah. Aku mencari informasi mengenai persyaratan yang dibutuhkan. Tapi, pada saat itu ada satu berkas surat keterangan sekolah yang diperlukan sebagai salah satu syarat. Hari itu aku pergi kesekolah dan meminta surat keterangan (saya lupa surat apa, tapi surat itu sangat penting sekali), sekolah tidak bisa memberikan surat itu. Aku pulang dengan tangan kosong dan melaporkan kepada Ibu. Keesokan harinya, Ibu yang sudah berpakaian rapi pergi kesekolah bersama denganku  untuk mengambil surat. Disini aku sangat merasakan perjuangan ibu yang sangat mendukung anaknya untuk mencapai masa depan. Alhasil, Aku dan Ibu juga masih belum bisa mendapatkan surat itu dikarenakan kepala sekolah sedang pergi keluar kota sedangkan deadline yang menunggu tidak cukup untuk mendatangkan kepala sekolah. aku dan Ibu pulang dengan kekecewaan yang sangat berat. Bagiku kekecewaan itu tidak seberapa dibanding dengan tetesan air mata ibu yang terlihat sangat jelas dihadapanku. Mungkin Tuhan ada jalan lain untukku dan harus menunggu.

Hari yang dinanti telah tiba, pengumuman SNMPTN 2012 akan berlangsung secara online pada pukul 18.00 WIB. Dengan kuasa Doa yang dihantarkan oleh restu orangtua, akhirnya aku LULUS disalah satu universitas diIndonesia dengan status penerima Beasiswa BidikMisi. Universitas Sriwjaya Jurusan Agroekoteknologi Petanian, adalah takdir hidup yang diberikan oleh Tuhan kepadaku. Perasaan senang dan haru yang kurasakan terlihat selama perjuangan mendapatkan beasiswa ini. Ibu yang bangga melihatku dan aku juga bangga terhadap perjuangan Ibu selama ini. Akhirnya Bapak dan Ibu merestuiku untuk berangkat dan menghantarku kedepan pintu gerbang masa depan itu. Saatnya aku pergi menjemput masa depan yang aku mimpikan. Sebelum bus yang akan tumpangi menggerakan bannya, dibalik kaca bus aku menangis. Ya, aku melihat ibuku menangis karena ini kali pertama aku meninggalkan rumah dengan wakut yang lumayan lama. Kali ini Ibu menangis bangga terhadapku dan aku juga menangis didalam bus (ya mereka tidak melihat) Dalam hati aku berdoa semoga perjuangan selama ini tidak kupergunakan secara sia-sia dan aku berjanji tidak akan pernah membuat Ibu mengeluarkan air mata kekecewaannya terhadapku.

Akhirnya, sampailah diPalembang dan mata ini sangat kagum melihat jempatan AMPERA (Amanat Penderitaan Rakyat) yang masih terbangun megah diatas Sungai terpanjang diIndonesia, Sungai Musi. Pada awal semester perkuliahan pertama, nilai IP yang cukup memuaskan dengan nilai 3,3 dari 4.00. Selanjutnya masuk ke semester 2. Pada pertengahan semester 2, ada informasi mengenai pertukaran pelajar AIMS Student yang dibiayai full oleh DIKTI Indonesia. Sekali lagi DIKTI memberikan kedermawanannya terhadap pelajar Indonesia. Aku mencoba mendaftar beasiswa ini dan mencoba keberuntunganku. YES!! I DID IT! Terpilih sebagai mahasiswa exchange AIMS Student 2013. Pada kesempatan kali ini, saya diberikan kesempatan untuk menuntun ilmu di negara Thailand pada Universitas Kasetsart selama 1 semester. Sekali lagi berkat adanya Bidik Misi sebagai takdirku membawaku untuk melihat langit Asia diluar Indonesia.

078 073 068 066

Perjuanganku tidak hanya berhenti begitu saja, setelah pulang dari negara Thailand aku terus berjuang untuk menambah dan mengasah kemampuanku. Saya banyak mengikuti beberapa kompetisi selama beberapa semester dan penghargaan lainpun bisa teraih dengan semangat dan motifasi dari awal perkuliahan. Berikut beberapa prestasi yang telah diraih selama 2 tahun perkuliahan:

Terpilih sebagai MAWAPRES UNIVERSITAS SRIWIJAYA ke-III Tahun 201510418458_1561263150814117_776928790303212660_n

Duta Mahasiswa Fakultas Pertanian UNSRI 2014

059

Winner of Speech which is talking about AFTA 2015
University Level

055 056

Bekerja sebagai asisten dosen di 3 mata kuliah 2014-Now

159

Wawancara di RRI Pro2 Palembang disiarkan di 33 Provinsi Indonesia dengan tema Pemuda pemaju bangsa

062

Inilah beberapa perjuangan yang telah dicetak selama 2 tahun kuliah. Beberapa penghargaan lain yang tidak bisa diucap satu-persatu juga membantu mengembangkan kepribadiaan ku. Semua kegiatan perjuangan yang paling berkesan adalah ketika aku mendapatkan kesempatan mengunjungi negara Jerman selama 2 minggu untuk belajar mengenai Pertanian,kebudayaan dan sejarah. Jerman merupakan salah satu daftar negara target yang aku impikan dalam hidup.

Study Visit DAAD GERMANY (Kunjungan Belajar ke Jerman) 2014

065 071 20140625_090440 20140626_152305 IMG_3758 //hendraedison.files.wordpress.com/2015/02/cropped-img_5895.jpg

” data-medium-file=”//hendraedison.files.wordpress.com/2015/02/cropped-img_5895.jpg?w=300&h=182″ data-large-file=”//hendraedison.files.wordpress.com/2015/02/cropped-img_5895.jpg?w=768″ class=”alignnone size-medium wp-image-10″ src=”//hendraedison.files.wordpress.com/2015/02/cropped-img_5895.jpg?w=300&h=182″ alt=”cropped-img_5895.jpg” srcset=”//hendraedison.files.wordpress.com/2015/02/cropped-img_5895.jpg?w=300&h=182 300w, //hendraedison.files.wordpress.com/2015/02/cropped-img_5895.jpg?w=600&h=364 600w, //hendraedison.files.wordpress.com/2015/02/cropped-img_5895.jpg?w=150&h=91 150w” sizes=”(max-width: 300px) 100vw, 300px” width=”300″ height=”182″>

YSEALI ACADEMIC FELLOW- AMERIKA SERIKAT 2015 (HAWAII, COLORADO, WASHINGTON DC) … MEET AND GREET WITH BARACK OBAMA, WHITE HOUSE, WASHINGTON DC.

ENVIRONMENT SUMMIT MALAYSIA 2015

ALUMNI WORKSHOP ENVIRONMENT- CAMBODIA 2016

I LOVE TRANSIT COUNTRY AND TRAVEL!

WORKING IN THE USA, ORGANIC FARM MARCH-SEPTEMBER 2017

 

Semua pengalaman dan beasiswa yang diberhasil didapat semata-mata adalah atas dasar perjuangan aku dan ibu untuk mendapatkan beasiswa awal BIDIK MISI yang telah memberikan kepada saya kesempatan berkuliah secara gratis di salah satu universitas negeri diIndonesia. Saya sangat mendoakan dengan hati yang iklas atas diadakannya program ini semoga terus maju dan semakin memutus rantai kemiskinan diIndonesia. Tak luput saya hantarkan ucapan syukur kepada Tuhan atas berkat yang diberikan kepada saya. Sekali lagi melalui tulisan ini saya ucapkan terimakasih yang sebesar-besarnya kepada Orangtua saya yang selalu men-support semua kegiatan saya dan ucapan terimakasih secara special kepada BIDIK MISI yang menjadi jembatan atau ajang bagi pelajar Indonesia untuk meraih impian anak-anak Indonesia. Jujur saja pada saat saya menulis tulisan ini, saya meneteskan air mata dibeberapa kalimat karena membuat saya mengingat kembali semua perjuangan-perjuangan itu. Semoga dengan adanya cerita inspirasi ini dapat memotifasi pembaca khususnya buat pelajar Indonesia yang ingin berjuang terus mencapai cita-citanya. Tulisan ini tentunya masih belum sempurna dan masih terdapat salah-salah kata dalam penulisan, oleh karena itu saya mohon maaf atas kekurangan yang ada karena saya hanyalah manusia biasa yang tidak luput dari kesalahan. Saya rasa sekian dulu cerita inspiratif yang pernah saya alamai semasa hidup. TERIMAKASIH BIDIKMISI! TERIMAKASIH INDONESIA! JAYALAH SELALU!!

Semoga teman  sekalian terinsiprasi. HIDUP MAHASISWAAAA!! BIDIKI MISI! memutus rantai kemiskinan! ^^v *Peace people

Source : //hendraedison.wordpress.com/2015/03/29/kisah-inspiratif-sebagai-mahasiswa-bidikmisi-universitas-sriwijaya-2012-palembang-indonesia/

About admin

Permadani Diksi Nasional ( Persatuan Mahasiswa dan Alumni Bidikmisi Nasional ) Republik Indonesia adalah organisasi mahasiswa/i dan alumni penerima beasiswa Bidikmisi dari pemerintah republik Indonesia. Bidikmisi diluncurkan pada tahun 2010 dan telah memiliki penerima lebih kurang 700.000 mahasiswa/i. Permadani Diksi Nasional dibentuk di Universitas Hasanuddin Makassar pada tahun 2015.

Check Also

Himadiksi IAIN Manado Bekali Soft Skills untuk Generasi Millenial

DIBIDIKMISI.COM—Dengan hanya mengandalkan kemampuan hard skills (ketrampilan) keras tidaklah cukup, harus diimbangi dengan kemampuan soft …

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *